SUGENG RAWUH

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Melalui jejaring sosial website ini, kami bertekad dapat menyuguhkan layanan informasi secara umum maupun khusus yang meliputi aktifitas KBM, kegiatan siswa, prestasi sekolah/siswa, PSB dsb. Yang dapat diakses oleh siswa, guru, orang tua/wali siswa dan masyarakat secara cepat, tepat dan efisien.
Akhir kata, semoga layanan web site ini bermanfaat.

Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.

TIPS TERNAK KENARI BAGI PEMULA

Dikirim 0leh Arjo moemedo Tuesday, May 17, 2011


TIPS TERNAK KENARI BAGI PEMULA


Dalam beternak kenari ada beberapa factor yang harus diperhatikan yaitu usia kenari, jenis kelamin, sarana penunjang ternak dan ilmu tentang ternak.

Usia Kenari

Usia menjadi factor penentu berhasil atau tidaknya dalam beternak kenari, usia yang terbaik dalam beternak adalah jangan terlalu muda atau jangan terlalu tua. Kenari siap ternak minimal 6 bulan untuk kenari betina dan 8 bulan untuk kenari jantan, tetapi untuk kenari besar seperti Yorkshire dan turunannya sedikit lambat birahi minimal usia 1 tahun.

Jenis kelamin

Anda sebagai peternak harus menguasai ciri-ciri kenari jantan atau betina, dalam menentukan jenis kelamin kenari cukup sulit bagi pemula tetapi bagi hobis senior sangat mudah menentukannya mereka cukup melihat dari postur tubuh kenari walaupun dalam kasus tertentu Kadang-kadang ada kenari yang sangat sulit ditentukan jenis kelaminnya.
Adapun cirinya yaitu :
1.   Kenari jantan diusia muda ± umur 1.5 keatas sudah mulai belajar bunyi / ngriwik.
2.   Ukuan tubuh / bodi jantan cenderung ramping (memanjang), leher agak panjang, jika betina bodi kelihatan agak bulat.
3.  Anus jantan bila dilihat ( dengan cara ditiup agar bulu disekitar tidak menghalangi) menonjol tegak lurus /vertikal, jika betina sebaliknya / horisontal.
4.  Jantan dewasa berbunyi nyaring dan nge roll.


Sarana Penunjang dalam beternak.

Kadang-kadang kita dalam beternak tidak terlalu memperhatikan hal-hal kecil seperti posisi kandang ternak, lingkungan kandang ternak dan saran penunjangnya. Jika hal-hal tersebut kurang diperhatikan akan mengakibatkan kekesalan di kemudian hari. Contohnya pada saat penempatan kandang ternak kita tidak memperhatikan feng shui (he..he.. maaf becanda) lingkungan di sekitar kandang ternak. Penempatan yang terbaik yaitu sangkar atau kandang ternak menempel ke dinding disamping kiri dan kanan sangkar ditutup. Sangkar ternak di tempatkan di daerah yang bebas dari gangguan serangga atau binatang lainnya seperti tikus, cicak dll.

Untuk menghindari dari serangan serangga seperti semut daerah sekeliling sangkar yang menempek ke tembok di kelilingi dengan kapur bagus (kapur ajaib). Jika kandang ternak besar menggunakan kaki maka kaki-kakinya diolesi oli. Sedangkan pengganggu utama selain semut yaitu tikus, tikus sebetulnya hanya mengambil makanan kenari hanya kalau melihat kenari lengah ya di hajar juga dan kejadian ini
sering sekali dialami oleh hobis. Dengan penempatan sangkar di dinding diharapkan bisa meminimalkan serangan tikus hanya kadang-kadang tikus juga pintar mencari celah untuk itu anda harus hati-hati dalam penempatan kandang yang terbaik sich menggunakan kandang aluminium. Saya punya pengalaman mengenai kandang ternak yang diserang semut …….. beruntung cepat ketahuan sehingga induknya masih tertolong tetapi anaknya sebagian besar mati dan selanjutnya mati semua karena induknya menjadi over protective (mengenai sifat over protective akan saya bahas di waktu yang lain).

Proses penjodohan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3iTsItcAhRrrS5hD2Fx6iQO1S1ofKOxRdlFASHpQLh0EtsLxnw7eYbR21UYW9taJQKGDCZHBkwUZsx_9qGcasJ8CslWYFrSPrz8lvAbWeXkh0iXrmOoAv9kWQq8Qb4w1auJvOMICgyg69/s320/jodoh11.jpg
Jika anda sudah mempunyai sepasang kenari dengan usia siap ternak proses selanjutkan yaitu proses  penjodohan. Proses penjodohan yaitu kenari jantan dan betina di tempatkan pada sangkar yang berbeda, dan kedua sangkar tersebut ditempatkan saling berdekatan. Dalam hal ini banyak new comer (peternak pemula) yang tidak sabar menjalani proses penjodohan mereka
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxzNtYhLiPTCO2duEeTCOPX2SqTgekIMiNY8F0ifS1sD24pjlzPM4GxIa39UQP53EcCsWiKtib_do7kwR0L6F1cdCQgo8zXEKMN8IdPDrnDBg-e7DjiDLsChcZaQpWNMiK097mPee1MRIp/s320/jodoh12.jpg
               langsung masukin jantan dan betina kedalam satu kandang.

Dengan adanya proses penjodohan anda akan mengetahui kesiapan kenari tersebut, jika belum jodoh langsung dimasukan ke dalam satu sangkar akibatnya kedua kenari tersebut bisa berantem. Apabila terjadi perkelahian diantara keduanya dan salah satu kenari ada yang kalah maka waktu penjodohan akan lama lagi, terutama jika yang kalah kenari jantan proses penjodohan semakin lama karena anda harus mengkondisikan si jantan agar berani mendekati betinanya. Ada beberapa tip untuk meningkatkan birahi yaitu :
Kenari di beri makanan yang bergizi tinggi seperti telor puyuh, multivitamin dll, Dijemur setiap pagi. Pada saat menjemur dan proses penjodohan sangkar jantan dan betina digandengkan terus menerus, kalau ada jantan lain sekali-kali dipanas-panasin dengan menggunakan jantan lain. Disangkar tempat betina disediakan sangkar berikut isinya. Jangan lupa berdo’a agar kenari yang diternak bisa cepat jodoh dan menghasilkan anak yang berkualitas.


Proses Ternak.

Proses selanjutnya yaitu menyatukan kedua kenari tersebut. Adapun cirri-ciri kenari siap ternak (sudah jodoh) yaitu :
pada saat jantan didekatkan dengan betina sijantan akan mengejar/menabrak sangkar dengan bunyi yang kenceng dan betinanya menggelepar-geleparkan sayapnya tanda  minta kawin.
Pada saat sore hari atau menjelang tidur kenari betina dan jantan tidur berdekatan.
Sewaktu-waktu antara kenari betina dan jantan saling meloloh makanan.
Jika didalam sangkar betina di dikasih sarang beserta isinya, kenari betina akan menyusun atau merapihkan isi sarang, jika isi sarang sudah disusun biasanya betina siap ternak.

Dalam menyatukan kedua kenari tidak ada aturan waktu yang baku anda boleh kapan saja menyatukannya, hanya pengalaman saya waktu yang terbaik yaitu sore hari. Dengan menyatukan sore hari diharapkan pada malam hari keduanya sudah rukun sehingga pagi harinya sudah jodoh. Karena sudah mengalami masa penjodohan maka pada saat penyatuan tidak terlalu riskan berantem tetapi kita harus terus memantau karena takutnya terjadi berantem.

Setelah keduanya rukun coba perhatikan isi sarang kalau isi sarang kotor maka ganti isi sarang tersebut dan sebagian isi sarang simpan di dasar sangkar biasanya isi sarang didasar sangkar akan dipindah ke dalam sarang. Untuk memperhalus sarang kenari betina biasanya suka mencabuti bulu halus jantannya atau bulu halus dari kenari betina, biasanya jika di dalam sarang sudah ada bulu-bulu halus tandanya tidak lama lagi induk betina akan bertelor. Untuk mempercepat proses bertelor dan mengurangi mencabuti bulu halus pengalaman saya kedalam sangkar dimasukkan kapas secukupnya. Demikian dulu tulisan mengenai proses penjodohan takutnya terlalu kepanjangan……nanti saya lanjutkan dilain waktu…………..


Tips ternak kenari bagi pemula (lanjutan)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCebp4a1WfMEHZBIVtKAGdeB__O6tQ0UkDCF5KC4YyWxA0pcUYsb0Hbhl9Z8u5hDyEgq_92-6SURAgjt_tjqdtR0Bc9DRHn56lRp2iP_9hmJ-WypoNPp3dwewc4JLOUKOMdWVwaAMmAOgI/s320/merah.jpg
Setelah masa penjodohan berjalan dengan baik dimana induk jantan dan betina sudah terlihat akur kadang-kadang saling meloloh, proses selanjutnya yaitu mengkondisikan agar indukan bisa bertelor dan merawat anak dengan baik. Tidak lama setelah indukan di masukkan kedalam kandang ternak kenari betina akan bertelor, pada saat indukan kenari bertelor harus kita perhatikan beberapa hal diantaranya jika indukan kenari betina baru pertama kali bertelor harus hati-hati dalam penangannya. Jika salah dalam penangan bisa berakibat patal. Kita sebagai peternak jangan terlalu sering menengok sangkar ternak terutama pada saat induk betina sedang mendekam di sarang jangan sekali-kali memaksa melihat telor.  Pada saat indukan sedang bertelor jangan lupa menyediakan tulang sotong  atau kalsium makanan jangan sampai telat dan gizinya harus mencukupi.Telor kenari akan menetas 14 hari setelah dierami, dua atau tiga hari menjelang telor menetas indukan harus dibiasakan diberi pakan lunak untuk anak-anak kenari.  Makanan lunak ini yaitu biskuit, telor puyuh, taoge dll. Menurut informasi dari internet peternak-peternak luar negeri pada saat indukan meloloh anak suka memberi kecambah (taoge). kecambah sangat bergizi tinggi dan mudah dicerna. Dengan diberi kecambah anak kenari cepat besar dan sehat. Kebiasaan memberikan kecambah pada anak-anak kenari dilanjutkan sampai anak kenari bisa makan sendiri.

Adapun cara membuat kecambah yaitu pakan bijian seperti canary seed, millet putih, biji sawi di masukkan ke mangkuk kemudian dicuci sampai bersih. Setelah pakan dicuci bersih kemudian buang air dari mangkuk, jika air sudah terbuang semua mangkuk yang berisi pakan yang sudah dicuci bersih ditutup dengan kain basah. Diamkan sampai 1 malam periksa pakan apakah biji kenari, millet dan buah sawi sudah menjadi kecambah atau belum, jika belum cuci
bijian tersebut kemudian ditutup kembali dengan kain basah.

Kecambah diberikan sehari 2 kali yaitu pagi dan sore hari. Untuk pemberian kecambah pada sore hari jangan terlalu banyak cukup habis dimakan 1 atau 2 jam jangan sampai ada kecambah yang tertinggal semalaman karena takutnya malah menjadi bibit penyakit.  

Selain diberi kecambah jangan lupa setiap hari diberi telor puyuh secukupnya, kalau telor cukup sehari 1 kali. Telor puyuh sangat bermanfaat untuk pertumbuhan anak-anak kenari, telor puyuh diberikan sampai anak-anak kenari usia 2 bulan. Untuk usia 2 bulan keatas telor puyuh dikurangi, efek pemberian telor puyuh menjadi anak kenari gendut-genduk. Pada usia 3 bulan keatas kenari diharapkan jangan terlalu gendut karena biasanya kalau kegendutan akibatnya malas bunyi.

Anak kenari akan tingal di sarang selama 21 hari, tetapi sebelum usia 21 hari anak-anak sudah bertengger di bibir sarang…..

Kendala-kendala        dalam  beternak          kenari.
  https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3roQdvgTMj_3Xbjc2KwIdX0d7nz40Y_C1_S5tWD7cJJ06BVhMrY-exn3_PyyQ-ulThDLsZLpmfuCeqLzY03tWRjqxRjCG9LtkOtZLjvbM4nn3SjFKadLy2RpWvs1X5VVdFE_KBmcJfgtW/s320/media_47109_en-400x250.jpg
Beternak kenari merupakan kegiatan yang terdiri dari beberapa proses yang saling berkaitan, peternak diharapkan sabar dalam menjalani setiap proses yang dilalui. Dalam setiap proses ada beberapa hambatan yang cukup mengganggu, peternak harus bisa memecahkan setiap kendala. Banyak hambatan yang anda hadapi diantaranya :
Induk betina tidak mau bertelor penyebabnya bisa bermacam-macam di antaranya usia masih muda, tempat sarang kurang nyaman bagi induk kenari, ada binatang pengganggu.
Telor tidak menetas penyebabnya terdiri dari beberapa faktor yaitu indukan terlalu muda, birahi kedua indukan tidak bersamaan, indukannya steril, pada saat kawin tidak terjadi pembuahan dll.
Telor menetas tetapi anaknya mati setelah menetas penyebabnya yaitu indukan kurang gizi, ada binatang pengganggu sehingga induknya tidak mau meninggalkan sarang akibatnya anaknya tergencet.
Ada kebiasaan induk mencabuti bulu muda anaknya penyebabnya karena induknya sudah merasakan enaknya bulu muda dari anaknya, untuk menghilangkan kebiasaan ini cukup sulit pendapat saya lebih baik indukan diganti.

Seperti sekian dulu artikel ini kalau kebanyak nanti cape baca insya Allah nanti akan saya lanjutkan lagi.Berangkat dari hobi memelihara berbagai burung, pada akhirnya burung kenari yang menjadi favoritku. Kenapa burung kenari menjadi favorit karena kenari mempunyai warna yang indah dan beraneka warna, selain warnanya indah juga mempunyai suara yang sangat indah mengalun naik turun dan nyanyiannya beragam, selain itu perawatan dan pakan kenari lebih mudah dibanding jenis burung lainnya.
Saya mulai ingin mengembangbiakkan / beternak sejak tahun 2007 , meskipun saya sudah mengenal dan memiliki kenari mulai tahun 1998, awalnya mencoba 1 - 2 pasang, alhamdulillah berhasil dalam kurun waktu sekitar 6 bulan saya sudah mempunyai sekitar 30 ekor. Semula hanya coba - coba dan ingin dipelihara sendiri, tapi ada juga teman dan tetangga yang membelinya, akhirnya saya berpikir " mengapa ini tidak dijalani dengan serius, karena disamping hobi juga menghasilkan ?!"
Jangan malas ! Belajar & belajar ! ....... semoga sukses.
Pertama saya mencoba berternak burung kenari terinspirasi dari paman saya yang lebih dulu terjun dalam berternak burung kenari,dari situlah saya mencoba berani terjun dalam berternak burung kenari, apalagi saya sendiri seorang Hobies burung berkicau terutama burunng2 kecil. Satu tahun saya berternak burung kenari mengalami berbagai masalah/kegagalan ,dari kegagalan itu saya terus belajar dan alhamdulillah sampai sekarang bisa di bilang berhasil.
Berternak burung kenari bisa dibilang mudah tidak memerlukan lahan/tempat yang besar,dengan lahan seadanya saya manfaatkan untuk untuk tempat berternak burung kebetulan di rumah saya ada tempat di atas/loteng untuk menjemur pakaian sebagian saya manfaatkan untuk tempat ternak.pada waktu itu bermodalkan Rp.400.000 saya bisa memperoleh sepasang burung kenari berwarna hijau dan bound(perpaduan warna hijau dan kuning) dari situ terus beranak seiring perkembang tren warna dan harga,sekarang saya bermain warna merah dan putih,karena bermain burung kenari setiap tahun berubah tren warna sesuai dengan perkembangan pangsa pasar yang diinginkan oleh konsumen dan para kontestan kicau mania.
Membedakan antara burung jantan dan betina, ada yang percaya sebagian orang melihat dari bentuk telur kalau jantan biasnya berbentuk lonjong/oval sedangkan kalau betina berbentuk cenderung bulat. Kalau dilihat dari anakan biasanya burung jantan pada waktu berumur 1 bulan lebih / sudah dipisah dari indukan sering rajin berbunyi (ngerol)sedangkan pada burung betina biasanya tidak berbunyi. Dilihat dari tekstur bentuk tubuh pejantan terlihat lebih ramping memanjang sedangkan kalau burung betina cenderung bulat.
Memilih indukan burung kenari bisa di bilangan gapang2 mudah untuk indukan jantan dipilih yang berumur 8 bulan/lebih dan untuk indukan betina biasanya berumur 7 bulan.Ciri-ciri indukan siap kawin, pada burung jantan biasanya berumur 8 bulan lebih sudah mulai rajin berbunyi dan biasanya bunyi sambil tidak bisa diam kalau di dekatkan dengan burung betina bunyi sambil nyerang/ birahi, sedangkan pada burung betina biasanya berumur 7 bulan pada masa itu burung betina sudah mulai memanggil -manggil si pejantan dan kalau mendengar suara burung jantan berbunyi si betina mengepakan sayapnya sambil loncat2 tidak diam.
Pada masa penjodohan ada berbagai macam cara menjodohkan indukan, ada yang menggunakan sangkar khusus yang ditengahnya diberi sekat pembatas biar burung bisa saling mengenal selama beberapa hari pda waktunya disatukan si indukan sudah terbiasa jadi tidak berkelahi, ad juga yang langsung disatukan itupun dengnan terlebih dulu sudah terlihat si betinanya sudah siap bener dikawinkan. Pada masa penjodohan di sangkar soliter/ box kalau si indukan sudah terlihat kawin kita siapkan tempat untuk menngeram biasanya dipasaran tersedia serabut untuk tempat mengeram, kita bisa menyediakanya dengan cara di buatkan oleh kita laludibulatkan dengan memakai lampu bohlam biar terlihat alami atau dengan cara alami kita siapkan di dalam sangkar / box kalau dengan cara alami ini biasnya si indukan mengambil sendiri dan dianyam sendiri oleh si indukan di tempat yang telah kita siapkanbisanya peran si betina yang lebih besar, setelah terlihat mengeram tidak lama kemudian si betina akan bertelur biasnya telur burung kenari terdiri dari 1 sampai 4 kalau sedang produktif sekali bisa sampai 6 butir.
Pada masa pengeraman burung kenari selama 12 hari sampai 14 hari tergantung cuaca/suhu biasanya peternak memakai tambahan lampu 5 watt didalam sangkar/box biar suhu didalam sangkar/box lebih hangat. Setelah 12 hari mengeram telur akan menetas satu persatu biasanya berselang sehari sampai semuanya menetas, pada masa itu si pejantan bisa di pisahkan atau di satukan tergantung karakter si pejantan itu sendiri. Pada masa memberi pakan/meloloh anakan burung kenari kita siapkan extra fooding tambahan biar anakan bisa tumbuh dengan cepat dan baik.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Burung kenari adalah burung yang sensitif terhadap cahaya, kondisinya akan berubah sesuai dengan berubahnya cahaya matahari bersinar seperti di pergantian musim sepanjang tahun. Kenari merupakan burung yang mudah beradaptasi bisa berkicau di segala kondisi. Dalam perawatannya sangat mudah tidak serumit hobies kicauan dimana harus menyediakan EF (Extra Fooding) yang susah & mahal. Untuk EF kenari cukup dikasih telur puyuh, hijauan (daun sawi,daun seladah,daun gingseng lokal,oyong, mentimun”untuk menurunkan lemak dan menurunkan birahi pejantan yang berlebih” atau buah-buahan.
Merawat burung kenari sebenarnya bisa di bilang gampang-gampang susah intinya kita dalam memelihara burung kenari harus dengan telaten dan di barengi dengan kesabaran. Dari cerita saya ini yang masih kurang dan butuh lebih masukan-masukan dari teman-teman sesama peternak burung kenari dan hobies, saya harap bisa saling bertukar ilmu dan pengalaman dalam hal berternak burung kenari agar bisa lebih maju untuk kedepannya dalam mencetak burung-burung kenari terutama lokalan yang lebih handal.
Jangan nilai sebuah buku hanya dari luarnya saja. Begitu kira-kira yang dapat penulis utarakan mengenai persepsi terhadap burung kenari akhir-akhir ini. Tidak dapat dipungkiri bahwa dari waktu ke waktu burung kenari import semakin merajai pasar dan menggeser kenari cetakan lokal karena berbagai alasan. Namun yang perlu dimengerti adalah apakah benar yang populer adalah yang terbaik?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEGgsDBZ6Aim7IqgzVjZct_8EXA8dUUsvNhbXMrkOVgLyMMPCepWCY7PlWCYFz6xMDh0PTaQPvdHXNe5sRa7GRVEqLba2v1fNzkQs9gvbdPPDx40RbMA8s7PBnJeMiHnqzxxXdnILvN69B/s200/IMG_6476edit.jpg
Piyik Kenari Umur 25 hari
Beberapa waktu yang lalu kami sesama penghobiis burung kenari ataupun beberapa rekan peternak ngobrol mengenai warna-warni dunia peternakan dan salah satunya yang menarik adalah seputaran ternak kenari. Kira-kira 10-20 tahun yang lalu kami hanya mengenal burung kenari sebagai sosok burung yang mungil serta berlagu merdu. Faktanya sekarang burung kenari yang sudah tersebar hampir di seluruh daerah Indonesia memiliki jenis yang beraneka ragam serta ukuran tubuh dan warna yang beraneka ragam pula. Survey membuktikan bahwa keanekaragaman ini ternyata dipicu oleh kenari import yang masuk ke negara kita.
Sedikit menyenggol, terkadang ada beberapa orang peternak yang sama sekali minder dengan materi ternaknya yang notabene berpostur kecil (lokal). Jika ditanya tentang materi ternaknya akan ada kecenderungan menjawab dengan kata-kata "nggak ternak kok, lokalan aja atau lagi belajar ternak". Yang ada di dalam benak saya ada apa dengan pamor kenari lokal saat ini? apakah berarti penurunan pamor juga diiringi dengan penurunan kualitasnya? apakah burung kenari import dapat dijadikan sebagai suatu hal yang bergengsi? Penulis sendiri mempunyai pendapat pribadi soal ini seperti:
  • Dalam menjalani hobi apapun dan kapanpun serta berapapun adalah hal yang tidak bisa dinilai secara general mengingat hobi mempunyai makna kuat dari si pelaku hobi tersebut secara pribadi.
  • Kenari lokal itu jelek dan tidak berkualitas? Tunggu dulu, kata "lokal" sendiri sudah memiliki arti yang simpang siur dimana identik dengan kenari berpostur kecil ataupun kenari produksi lokal (bukan import). Tentu saja kualitas tidak semata dapat diukur dari ukuran tubuh, warna serta tampilannya akan tetapi bagaimana kualitas secara utuh yang melekat.
  • Masalah materi indukan import dan tidak import adalah pilihan dan dikondisikan menurut kebutuhan atau sesuai dengan kemampuan kita. Yang pasti burung berkualitas hanya akan terdeteksi jika secara nyata dilihat dan didengar.
  • Menciptakan kenari berkualitas bisa dari jenis apa saja dan warna apa saja.
Semakin maraknya kenari import yang masuk ke Indonesia malah sebenarnya membuat bingung penggemar di negeri ini mengingat semua jenis kenari import disodorkan dengan berbagai macam kelebihannya seakan tidak ada cela dan kelemahannya. Jika hal ini keterusan/kebablasan maka bisa jadi dalam beternak kenari malah akan melupakan tujuan yang semestinya dan berorientasi "asal kawin import" dimana mengawinkan sesama kenari import tanpa tujuan yang jelas. Hal yang mungkin dirasa nantinya adalah malah justru menurunkan kualitas akibat terlalu asyik mengawinkan kenari import.
Maka mungkin untuk kedepannya sesama peternak bisa saling mendukung, share materi ternak guna mendapatkan tujuan mencetak kenari indonesia yang berkualitas. Karena mungkin jika bergerak dan didukung oleh kebersamaan maka semuanya akan menjadi mungkin.



0 komentaran

Total Pageviews

lalaaaa

berilah kritik dan saran pada saya
terimakasih.. salam Anharul Huda

ngobrol-ngobrol
[Close]

Like My Blog JO LALI PENCET JEMPOLNYA. OK

sedulur adoh seg mampir